Selasa, 22 Oktober 2019

Permasalahan Sosial

Video Viral Murid Membully Guru di Gresik

Viral Video Murid Bully Guru SMP di Gresik, Ini Pandangan KPAI

https: img-k.okeinfo.net content 2019 02 10 519 2015988 viral-video-murid-bully-guru-smp-di-gresik-ini-pandangan-kpai-NbCmeOasKf.jpg

JAKARTA – Terkait viralnya video aksi bullying yang dilakukan oleh seorang siswa terhadap salah satu guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Gresik, Jawa Timur, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan beberapa pandangan dan tindakan.
Pertama, KPAI merasa prihatin atas sikap dan perilaku siswa tersebut. Pasalnya, itu telah mencerminkan sikap yang tidak santun dan tidak pantas dilakukan oleh seorang siswa. Terlebih, guru tersebut hanya menegur, bukan berteriak membentak dan memukul sang siswa.
“Tidak semestinya seorang siswa bersikap demikian pada gurunya, apalagi sang guru tampaknya hanya menegur, bukan berteriak membentak apalagi memukul. Teguran sang guru pasti ada alasannya, sebagai pendidik, mungkin sang guru ingin menegur dalam rangka mendisiplinkan siswa yang bersangkutan,” ujar Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Minggu (10/2/2019).
Kedua, lanjut dia, kemungkinan ada dua faktor yang menyebabkan kejadian tersebut, yaitu karakter siswa yang kurang terbina dengan baik di rumah maupun di sekolah dan rendahnya kemampuan guru dalam mengelola pembelajaraan peserta didik.
“Biasanya sikap anak seperti itu, ada pengaruh kuat dari pola asuh di rumah. Bisa juga karena siswa sudah kecanduan game online yang mengandung unsur kekerasan misalnya, sehingga anak jadi tidak bisa membedakan antara perilaku di dunia maya dengan di dunia nyata. Terkait faktor pertama ini, tentu saja dibutuhkan assessment psikologis terhadap ananda untuk mencari faktor penyebab yang bersangkutan berperilaku agresif seperti dalam video tersebut,” katanya.
Faktor kedua, lanjutnya, bisa saja berasal dari gurunya, seperti rendahnya kompetensi paedagogik guru. Terutama dalam penguasaan di kelas serta dalam menciptakan suasana belajar yang kreatif, menyenangkan dan menantang kreativitas serta minat siswa.
"Manajemen penguasaan kelas di antaranya adalah bagaimana guru dapat mengatasi kelasnya dengan karakter siswa yang bermacam-macam. Kemampuan manajemen penmguasaan kelas perlu di latih dan hal ini merupakan tanggungjawab Dinas Pendidikan dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud),” jelasnya.
Selain itu, KPAI berkoordinasi segera dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) serta Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Gresik untuk pendampingan dan rehabilitasi psikologis terhadap guru maupun siswa.
“Rehabilitasi terhadap siswa penting dilakukan agar siswa dapat belajar dari kesalahan dan mau memperbaiki diri,” tutupnya.

Dalam kasus kali ini dapat saya simpulkan bahwa  perilaku siswa mencerminkan sikap yang tidak baik. Terlebih guru tersebut hanya menegurnya dengan seramah mungkin.
Karena tidak semestinya seorang siswa melakukan tindakan seperti itu kepada seorang guru, teguran yang disampaikan seorang guru pasti ada maksud dan tujuan yang baik untuk siswa tersebut yaitu ingin mendisiplinkan siswa yang bersangkutan.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tindakan yang dilakukan siswa terhadap gurunya salah satunya kurangnya perhatian orangtua dirumah maupun perhatian guru dalam membimbingnya disekolah saat pembelajaran berlangsung. 

Selasa, 15 Oktober 2019

Jenis Jenis Komputer


JENIS-JENIS KOMPUTER BERDASARKAN BENTUK FISIKNYA


KOMPUTER TOWER

 

Tower biasanya ditaruh di samping atau di bawah meja karena ukurannya yang relatif besar, sehingga memenuhi meja. Komputer ini banyak memiliki ruang yang bisa dipakai untuk tempat memasang card tambahan, sehingga bisa ditambahkan dengan berbagai perangkat tambahan.




KOMPUTER DESKTOP





Desktop adalah komputer yang ukuran sedikit lebih kecil dari dari Tower, tetapi biasanya diletakkan diatas meja. Komputer ini paling banyak dipakai karena harganya yang lebih murah bila dibandingkan dengan bentuk yang lain. Komputer yang kita pakai sekarang ini adalah jenis desktop.




 KOMPUTER PORTABLE






Portable adalah komputer yang ukuran sedikit lebih kecil dari Desktop, karena bagian-bagiannya dapat dirangkai menjadi satu kotak saja, sehingga mudah dibawa kemana-mana. Komputer ini ditujukan bagi pemakai yang sering bertugas dilapangan, misalnya insinyur yang bertugas menyelesaikan suatu rumah atau peneliti yang mengumpulkan data dilokasi yang jauh dari kantornya. Komputer ini kurang popular karena relatif besar dan berat.


NOTEBOOK


Notebook adalah komputer yang ukurannya sebesar buku catatan (yang banyak dipakai pelajar dan mahasiswa Amerika) saja. Notebook mempunyai ukuran yang sama dengan kerta kuarto, yaitu 8 ½ x 11 inci, tebalnya berkisar 1 hinggan 1 ½ inci dan beratnya antara 4 sampai 6 kg.


SUBNOTEBOOK




Subnotebook adalah komputer yang ukuran ada diantara komputer notebook dan palmtop. Ukuran komputer ini sedikit lebih kecil dari notebook karena ada sebagian perangkat yang tidak dipasang, biasanya disk drive.


PALMTOP


Palmtop adalah komputer yang dapat digenggam, karena ukurannya yang sangat kecil, kira-kira sedikit lebih kecil dibandingkan kaset video Beta. Komputer ini sering disebut handheld computer. Komputer ini tidak memerlukan aliran listrik, melainkan baterai kecil biasa (ukuran AA). Kelemahan dari komputer ini adalah layarnya yang terlalu kecil dan keyboardnya sedikit lebih kecil dari ukuran standar, sehingga menyulitkan pamakai.



Narasi Kehidupan



Hallo guys, welcome to my Blog. Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan tentang kehidupan pribadi saya secara biografi, di lingkungan keluarga, di lingkungan masyarakat, serta di lingkungan kelas.


Pribadi
            Sebelum saya mendeskripsikan diri saya, ada baiknya saya memperkenalkan diri saya terlebih dahulu. Perkenalkan nama saya Ramdhani Prasetyo Nugroho biasa dipanggil dani. Saya lahi dibekasi tanggal 23 November 2001. Tepatnya hampir 18 tahun yang lalu saat blog ini dibuat. Saat ini saya kuliah di Univeritas Gunadarma Fakultas Teknologi Industri Jurusan Teknik Informatika tahun 2019. Alasan saya memilih Universitas ini karena memiliki Akreditasi yang sangat baik di Fakultas maupun Universitas. Bisa dikatakan saya adalah anak yang jarang bergaul dengan orang banyak karena saya merasa malu jika bergaul dengan orang sekitar apalagi dengan orang yang baru saya kenal, namun saya mencoba untuk tidak merasa malu saat bertemu atau bertatap muka dengan orang baru karena saya ingin merubah hidup saya yang sebelumnya pemalu menjadi anak yang mudah bergaul dengan siapa saja. Impian saya adalah menjadi seorang pegawai negeri sipil karena orang tua saya merupakan seorang pegawai negeri sipil yang menurut saya cukup berhasil dalam dunia pemerintahan.

Lingkungan Keluarga
            Di dalam keluarga saya adalah anak ketiga dari 3 bersaudara. Saudara saya yang pertama perempuan dan yang kedua adalah laki-laki. Saat ini saya tinggal bersama keluarga saya di Perumahan Margahayu Jaya Bekasi Timur. Pekerjaan bapak saya saat ini adalah seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil, dan ibu saya adalah seorang Pegawai Negeri Sipil pula. Kakak saya yang pertama adalah seorang Sarjana Manajemen Universitas Trisakti yang saat ini telah bekerja sebagai Tenaga Kerja Kontrak (TKK), dan kakak saya yang kedua adalah seorang Sarjana Teknik Informatika Universitas Gunadarma yang saat ini telah menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 lalu, yang nantinya akan menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil. Di dalam keluarga, saya adalah anak yang paling bungsu karena saya dengan kakak saya yang kedua saja jarak usianya mencapai 8 tahun.

Lingkungan Masyarakat
            Di lingkungan bermasyarakat saya bisa dikatakan bukan orang yang aktif dalam bersosialisasi mungkin salah satu contohnya adalah dalam hal organisasi Karang Taruna karena mungkin salah satu faktor yang menyebabkan saya tidak diikutsertakan dalam organisasi tersebut karena orangtua saya yang dianggap orang yang paling dihormati dilingkungan masyarakat. Namun dalam sosialisasi dan bergaul dengan tetangga sekitar saya cukup aktif karena saya senang bertegur sapa dengan tetangga sekitar rumah saya, bukan seperti orang yang hanya diam didalam rumah dan tidak perduli dengan lingkungan sekitarnya dan merasa bahwa dirinya tinggal dimuka bumi ini dengan sendirinya.

Lingkungan Kelas
            Di dalam lingkungan kelas, saya adalah seorang mahasiswa yang biasa saja dikatakan aktif tidak dikatakan pasif juga tidak. Saya adalah anak yang dapat dengan mudah bergaul dan berteman dengan siapa saja tidak pandang bulu. Didalam lingkungan kelas yang baru ini, saya masih beradaptasi dengan lingkungan yang baru sebagai seorang mahasiswa. Hal yang saya lakukan adalah mempelajari karakter dan watak orang-orang baru seperti Dosen dan teman, karena setiap orang memiliki karakter dan wataknya masing masing yang kita tidak tahu.

            Oke guys, saya rasa itu saja hal yang dapat saya sampaikan dalam Blog pertama saya kali ini. Bila ada kesalahan dalam kata kata saya yang menyinggung hati para pembaca dari tulisan yang saya buat tolong dimaafkan. Dan untuk yang sudah mampir untuk membaca Blog saya ini saya ucapkan Terima Kasih yang sebesar-besarnya.